Gamma Mind

Palembang Sriwijaya.

ruang rapat. 1.15 pm

dan tidak pernah kukira, salam pisah yang akan diucapkan besok terasa begitu haru. Disini, setidaknya aku menemukan sebuah rumah, rumah yang berisi orang-orang yang kukira dulu tidak akan sedih ketika aku pergi. Namun kenyataannya berbalik. 

Palembang bukan kota yang diinginkan untuk belajar tentang perbankan pada mulanya. Namun Allah selalu punya rencana. Disini aku diajarkan bagaimana seharusnya bersikap dan menghadapi konflik masalah, menghadapi pemikiran baru dan berbeda, dan sesungguhnya Allah tahu benar, kenapa aku butuh pemikiran seperti itu.

Hampir 7 bulan banyak sekali pelajaran yang mungkin tidak bisa aku jabarkan satu persatu. Namun, yang satu pasti, diterima sebagai keluarga disini, sangatlah menyenangkan. 

Ada satu orang yang khusus, yang patut diucapkan terima kasih: Sartika Sari Ayu Tjini. Tanpanya aku tidak tahu bagaimana kebodohan dan kekonyolan itu menjadi nyata, yang super panik pas jatuh, yang sama-sama nangis pas kocak, yang suka cocokin baju kalo pagi, dan rame bawelnyaaa super! Akhirnya nemu temen deket kocak lagi satu :))) hahaha (Uhuuu, makasih yaaa sartikaaaah! :* semoga sama-sama lulus kita!)

See you around, Palembang Sriwijaya! :’)


wow, seems like i already talked too much so far

— gamma mind, taking a nap